• Kontak Kami
  • Hotline : 02518248742
  • SMS : 085601979111
  • BBM : 7EEF8426

Kontak Kami

( pcs) Checkout

Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu, Minggu & Hari Besar Tutup
Beranda » Artikel Terbaru » Tips Perawatan Wajah Alami

Tips Perawatan Wajah Alami

Diposting pada 9 May 2016 oleh SusuKefirStore

Wajah Adalah Jendela Jiwa

wajah adalah jendela jiwa, tips perawatan wajah alami

wajah adalah jendela jiwa

Bukan hanya wajah, apalagi cuma mata, sebenarnya seluruh tubuh dan ritmenya mencerminkan jiwa kita secara menyeluruh, bahkan juga bukan hanya cerminan jiwa, juga cerminan raga kita.

Sementara itu, jiwa kitapun memiliki kemampuan untuk “menangkap” sinyal yang dipancarkan oleh jiwa dan raga seseorang. Kemampuan ini akan terus berkembang, atau lenyap bergantung kepada “latihan” yang kita lakukan.

Coba buat mimik lucu dan nada riang kepada bayi, maka bayi akan tertawa. Sebaliknya wajah yang dikernyitkan seram dan suara menggeram, bayi akan ketakutan dan menangis.

Bayi belum punya kemampuan analisis rasional, tapi sudah mampu menangkap sinyal yang diberikan jiwa raga kita. “Chip” yang membentuk kemampuan itu telah “ditanamkan” oleh Tuhan pada jiwa raga kita.

Dari seluruh tubuh, wajahlah yang selalu terbuka, sehingga itu pulalah yang paling memancarkan “pesan” jiwa raga kita.

Tidak heran, Masker Wajah Kefir saat ini menggema dan bergaung makin keras, karena semua sadar bahwa wajah adalah jendela jiwa raga.

Bila seseorang yang memang sehat jiwa dan raganya, maka penggunaan Masker Kefir akan langsung menampilkan hasil yang memuaskan. Wajah, karena terbuka, memang rawan terhadap terpaan berbagai gangguan, sehingga dengan Masker Kefir (plus foundatiion dan tonernya) merupakan penjaga yang sangat bisa diandalkan.

Sehat Jiwa dan Raga

Tapi bila jiwa dan tubuh kita tidak sehat, maka penggunaan Masker Wajah menjadi tidak optimal bahkan sia-sia.

Raga sehat, postur baik dan wajah mulus, cantik atau tampan, tapi yang keluar dari mulut kita hanya caci maki bersumber dari hati yang dengki, raut wajah memancarkan kemarahan, maka tidak ada orang yang suka, bayipun akan menangis bila didekati dengan aura seperti itu.

Hati dan perilaku yang baik, tapi lambung digerogoti helicobacter pylori, kurang tidur, kolesterol tinggi dsb, apalagi bila cuma mandi sebulan sekali, wajah tidak akan pernah bisa memancarkan aura yang indah. Mengggunakan Masker Kefir sehari tujuh kali juga akan sia-sia. Malahan wajah akan terus-terusan menjadi tempat pertarungan berbagai racun dan bakteri melawan Kefir, sehingga bisa-bisa menjadi bruntusan, muncul jerawat batu dsb. Orang tidak akan terkesan, bahkan bayipun didekati wajah penuh jerawat batu akan menangis.

Jadi, cukup berisiko bila kita mempromosikan Masker Wajah dari Kefir untuk mereka yang mengabaikan kesehatan jiwa raganya. Bukan meningkatkan penampilan, malah menambah masalah, bagi dirinya dan bagi penggiat Kefir.

Karena itu, minimal anjurkan dulu untuk menyehatkan raganya sebelum atau setidaknya seiring dengan menggunakan Masker Wajah. Minimal pencernaan harus bagus, karena di sanalah sumber hampir segala penyakit dimulai. Langkah yang paling praktis adalah dengan melakukan proses detoksifikasi dengan Kefir dan menjaganya dengan minum minimal segelas Kefir sehari.

Kemudian anjurkan untuk melatih raut wajah sehingga memancarkan “Hello Effect” yang menyejukkan. Caranya antara lain dengan melatih kerut wajah dengan melihat cermin sehingga tampil dengan rona paling menyenangkan bagi dirinya sendiri dan orang lain. Disamping itu melatih berfikir secara positif dan gembira, karena hal itupun sangat berpengaruh terhadap aura dan raut wajah.

Coba perhatikan, ketika seseorang sedang mengungkapkan suatu kebencian, raut wajahnya akan buruk, sebaliknya ketika menceriterakan kebahagiaan dan hal yang menyenangkan, raut wajahnya juga akan menyenangkan.

Karenanya gunakan Kefir dengan optimal, sebagai andalan raga yang sehat, jangan hanya berharap Masker Wajah dari Kefir bisa menjadi topeng agar terlihat kinclong….

Ingat prinsip kesehatan holistik, Kefir, makanan yang baik, olahraga, olah jiwa dan olah rasa…..

Berikutnya adalah kita harus meyakini bahwa metabolisme sudah benar. Metabolisme, atau mekanisme perubahan zat dalam tubuh, merupakan reaksi kimia yang menjalankan berbagai fungsi tubuh.

Banyak sekali indikator ribet yang mengindikasikan metabolisme kita sudah baik atau belum. Tapi sebenarnya indikator terpenting adalah perasaan nyaman kita. Bila metabolisme sudah baik, maka :

* Tidur lelap.* Badan segar bertenaga.* Kalau olahraga/kerja fisik atau kepanasan keluar keringat.* Ritme lapar dan haus teratur.* Untuk wanita pada masa produktif, datang bulan teratur.

Agar metabolisme baik, tentunya syarat yang disebut pada Bagian Pertama harus terpenuhi lebih dahulu.

Berikutnya adalah makan sepantasnya, tidak berlebih, juga tidak kurang. Ciri makan sepantasnya adalah berat badan stabil dari waktu ke waktu.

Pilihan makanan dengan memperhatikan AKG (Angka Kecukupan Gizi), gizi seimbang dsb, tidak bisa berlaku umum. Lebih baik kenali kondisi diri sendiri, dan gunakan juga prinsip makan ketika lapar dan berhenti sebelum kenyang.

Segelas Kefir sehari akan berperan sebagai food regulator. Jadi jangan ribet, makan apa saja yang halal dan baik, dan selanjutnya badan anda sendiri yang akan memberitahukan….

Kalau kondisi badan menurun, minum Kefir lebih banyak, sampai 3 gelas sehari.

Kalau tidak ada keluhan spesifik, Kefir Prima atau Optima sudah cukup….

Ini adalah bagian tersulit. Butuh waktu cukup lama untuk mencapai metabolisme yang baik. Kalau beruntung, dalam 2 bulan bisa stabil, walau umumnya perlu waktu lebih dari setahun, terutama yang tadinya sudah “salah makan”.

Mari kita lihat kulit kita. Secara garis besar faktanya adalah :1. Kulit merupakan “organ” besar. Berat kulit manusia dewasa berkisar antara 3 – 4 kg (tanpa lemak). Umur sel kulit berkisar antara 20 hari – 1 bulan lebih.2. Dalam setiap inci persegi (6,5 cm2) kulit manusia terdapat sekitar 650 kelenjar keringat, 20 pembuluh darah, 60 ribu sel pembentuk pigmen dan lebih dari 1.000 ujung syaraf.3. Bakteri normal (friendly bacteria) pada kulit sekitar 1 trilyun, atau sekitar 300 juta per inci persegi, dan terdiri atas lebih dari 1.000 jenis.

Sekarang mari kita fokus pada bakteri dan wajah kita.1. Pada kondisi optimal, bakteri dapat membelah diri (lipat dua) antara 20 menit sampai 2 jam.2. Pada saat kurang makanan, bisa “tidur”, dan bertahan antara 6 bulan sampai satu tahun.3. Antiseptik dapat membunuh bakteri secara efektif dalam hitungan menit.4. Wajah kita secara rata-rata, dalam keadaan normal, mengandung lebih dari 10 milyar bakteri.5. Dari wajah saja, setiap hari ada sekitar 1 – 2 gram kulit yang mati, termasuk di dalamnya bakteri yang sudah mati dan tercampur lemak serta tambahan debu yang menempel.

Sementara itu, jerawat/acne (bedakan dengan pimples dan komedo yang merupakan kantung lemak yang tersumbat) adalah peradangan akibat adanya bakteri jahat yang merajalela.

Tampaknya uraian ini sudah mulai ribet, walau saya berusaha semaksimal mungkin menggunakan pemahaman yang sederhana. Tapi untuk paham, keribetan ini harus sedikit muncul, karena kulit wajah sering dianggap paling penting.

Bagaimana umumnya kita memperlakukan wajah kita :

  1. Umumnya kita membersihkan kulit muka dengan antiseptik (antara lain alkohol) yang membunuh bakteri tanpa pandang bulu. Maka kulit akan menjadi “bersih” dari segala flora, seperti tiadanya tanaman di padang pasir.
  2. Foundation dan bedak yang merupakan partikel inert (“mati”) ditambah debu dari luar dan sekresi minyak dari kelenjar kulit, menyumbat pori-pori sehingga kulit susah bernafas dan berbagai kelenjar menjadi tersumbat.
  3. Gangguan hormonal, stress dsb., ditambah ketiadaan bakteri baik membuat bakteri jahat lebih mudah berkembang biak. Akibatnya jerawat berupa ruam/radang merah sampai jerawat batu lebih mudah timbul.

Nah, sebenarnya Tuhan sudah mempersiapkan perangkat untuk menjaga wajah kita agar tetap bersih. “Cuci muka” lima kali sehari, apalagi ditambah Dhuha dan Tahajud, bisa tujuh kali sehari membasuh muka. Dalam keadaan normal, ini saja sudah mencukupi.

Tapi bagaimana kalau sudah terlanjur bermasalah ?

Jutaan bakteri jahat dan milyaran bakteri baik pada wajah kita semuanya membutuhkan makanan untuk berkembang dan bertahan hidup.Makanan ini diperoleh dari dalam, diantar oleh pembuluh darah halus ke kulit.Bakteri baik menekan pertumbuhan bakteri jahat melalui kompetisi makanan. Disamping itu, ternyata juga jenis makanan yang lebih disukai oleh bakteri buruk sedikit berbeda dengan yang lebih disukai bakteri baik, bukan cuma jenisnya, tapi juga komposisinya.

Yang juga harus diperhatikan, ternyata bakteri jahat lebih tinggi ketahanannya terhadap antiseptik maupun antibiotika, sehingga ketika kita menggunakan zat pembunuh bakteri, yang baik yang duluan tepar… Seperti di dunia manusia saja, si jahat daya tahannya lebih tinggi…

Kenapa stress justru memicu pertumbuhan bakteri jahat?Ketika kita stress, maka tubuh menganggap adanya ancaman bahaya. Muncul rasa lapar, sekresi insulin meningkat, juga hormon adrenalin yang meningkatkan ritme jantung dan aliran darah. Gula/glukosa lebih intens dikirimkan ke semua sel. Trigliserida (lemak) juga beredar makin intens. Tujuannya agar sel bisa menggunakan gula dan lemak itu untuk menghasilkan tenaga yang akan digunakan untuk melawan ancaman.Tapi ancaman itu bukan fisik, tapi psikis. Akibatnya gula dan lemak berkelebihan di kulit, dan bakteri jahat makin berpesta pora….

Saat datang bulanpun, banyak wanita yang menjadi jerawatan sesaat. Ini karena sel telur yang terbuang “merasa kecewa”, dan muncul dalam bentuk ketidak seimbangan hormon…

Apalagi bakteri baik populasinya terus menerus diganggu dengan berbagai “pembersih wajah” yang mengandung berbagai antiseptik, sehingga tidak mampu melawan bakteri jahat….

Minum Kefir akan menyeimbangkan sekresi insulin dan adrenalin. Beberapa hormon pada Kefir juga bersifat menenangkan sehingga badan lebih relaks dan stress berkurang. Karena itu seringkali setelah minum Kefir menjadi mengantuk. Orang yang tegang, merasa terancam tidak akan bisa mengantuk dan tidur.

Kalau dukungan dari dalam sudah bagus, maka penggunaan Kefir sebagai masker akan menjadi jauh lebih efektif.Kulit yang tadinya seperti padang pasir seolah dipenuhi rumput hijau sehingga ilalang jahat menjadi tertekan….Satu cc Kefir Cream mengandung sekitar 2 milyar bakteri yang baik, sekaligus beserta prebiotiknya yang menjaga kehidupan bakteri baik itu. Inilah yang akan mengusir, setidaknya menekan perkembangbiakan bakteri jahat….

Tapi jangan salah pakai. Masker dibiarkan dari pagi sampai malam, dan dibersihkan dengan antiseptik yang membunuh semua bakteri. Lima kali sehari “cuci muka” (hanya dengan AIR !) tetap dijalankan, dan setiap kali bakteri baik yang masih potensial diperbantukan lagi……Memang perlu waktu, tapi proses menjadikan kulit kinclong dan sehat sudah dimulai…

Efek Detoksifikasi / Reaksi Herx

tips perawatan wajah alami

tipe jerawat – pimples

Ya…ya….Tapi ada yang ketika menggunakan masker Kefir, muka jadi bruntusan dan jerawat makin banyak…

Nah…..,

Ketika pertama kali menggunakan Kefir sebagai masker, cleansing cream ataupun foundation, maka seringkali sensasi yang tidak nyaman muncul. Yang paling ringan adalah sekedar gatal seolah dikerubuti semut yang sangat kecil. Berikutnya bisa muncul ruam, beruntus atau sebaran infeksi (seperti jerawat merah) yang makin luas.

Efek detoksifikasi selalu terjadi. Secara medis hal ini disebut sebagai Reaksi Jarisch-Herxheimer atau diringkas Reaksi Herx. Inilah prosesnya :1. Kefir Cream merupakan kumpulan berbagai bakteri probiotik disertai juga dengan prebiotik (makanan mikroba). Pada saat kontak dengan kulit yang kondisinya belum terbiasa, bisa muncul gejala alergi, karena kulit merasakan adanya benda asing yang masuk. Rasa gatal merupakan gejala terkecil.2. Prebiotik ini juga makanan bagi bakteri jahat yang sudah ada, sehingga pertumbuhannya menjadi terpicu, sebelum kemudian berkompetisi dan ditekan oleh bakteri baik.3. Kadang sistem imun juga menganggap sebagian bakteri ini sebagai benda asing sehingga memicu reaksi imun, dimana antibodi menjadi aktif.4. Pada saat bakteri jahat tertekan, dan akan mati, maka bakteri itu akan melepaskan racun (endotoksin) yang dikandungnya sehingga seolah kondisi penyakit makin parah.

Karena itu, setiap pengguna Kefir harus menyadari adanya Reaksi Herx ini, karena dampak yang paling umum adalah kapok dan tidak mau meneruskan lagi. Reaksi Herx ini bisa berlangsung cuma beberapa jam, tapi bisa sampai lebih dari sebulan.Reaksi ini terutama terjadi karena kecepatan munculnya toksin dan reaksi alergi pada tahap awal tidak bisa diimbangi oleh kemampuan tubuh untuk menetralkan racun itu. Reaksi Herx ini akan makin parah bila penderita kurang gizi, sehingga tidak bisa menanggulangi kemunculan racun.Hal lain yang menjadi sebab adalah salah cara penggunaan dan kondisi tubuh yang belum kondusif (misalnya pencernaan dan metabolisme masih buruk).

Jadi langkah benar dalam menggunakan Masker Kefir adalah dengan memperhatikan hal-hal berikut :1. Pastikan pencernaan, metabolisme dan asupan nutrisi sudah cukup baik.2. Bersihkan wajah dengan air hangat kuku sehingga pori-pori cukup terbuka.3. Gunakan masker Kefir tipis saja, terutama bila kondisi kulit diperkirakan masih banyak bakteri jahatnya, sehingga Reaksi Herx dapat diminimalkan. Apabila terjadi reaksi Herx yang berlebihan, artinya bakteri jahat tidak bisa disaingi oleh bakteri baik dari Kefir. Terpaksa dibantu dengan antiseptik atau bahkan antibiotika. Toner Kefir juga bersifat antiseptik. Gunakan ini dulu secara intensif sesering mungkin (misal setiap 2 jam) dengan menggunakan sprayer. Bantuan dokter pada saat ini mungkin diperlukan.4. Prioritaskan untuk membebaskan kulit dari bakteri jahat, bukan untuk mengencangkan atau menghaluskan kulit. Ini merupakan proses yang terus menerus terjadi, karena bakteri jahat di udara selalu ada dan wajah merupakan bagian terbuka yang paling mudah terpapar.5. Sesudah proses pembersihan selesai, maka boleh langkah berikutnya untuk tujuan mengencangkan kulit dan menjadikan lebih kinclong. Pada saat ini, penggunaan masker yang lebih tebal, dan dibiarkan sampai kering beberapa saat (10 menit sampai 1 jam) sudah bisa dilakukan.

Untuk kebutuhan praktis, Kefir Cream saja sudah memadai. Tapi untuk memperoleh hasil maksimal dan cepat, maka beberapa tambahan utama akan diperlukan. Ini di antaranya :

  1. MINYAK ZAITUN (EXTRA VIRGIN OLIVE OIL).Minyak Zaitun penting bagi yang memiliki kulit kering. Seberapa banyaknya, berdasarkan pengalaman saja. Terlalu banyak malah akan menimbulkan tumpukan lemak di kulit wajah, sehingga muncul pimples (ini kadang salah kaprah disebut jerawat juga), yaitu kantong lemak yang membentuk tonjolan kecil di kulit wajah. Umumnya untuk kulit kering sekitar satu sendok teh (3 cc) untuk setiap 100 gram Kefir Cream. Selalu biarkan Minyak Zaitun tercampur dengan Kefir Cream minimal 24 jam sebelum dipergunakan.Minyak Zaitun dapat dikombinasikan dengan Extra Virgin Coconut Oil, umumnya dengan perbandingan 2 bagian minyak Zaitun dan 1 bagian Extra VCO.
  2. MADU PUTIH.Ada dua fungsi utama penggunaan madu putih, yaitu untuk meningkatkan kapasitas antiseptik dan untuk proses pengencangan kulit.Untuk memperoleh efek antiseptik, setelah pencampuran perlu dibiarkan selama minimal 24 jam, sehingga muncul etanol yang bersifat antiseptik. Madu ini digunakan sebanyak 1 – 2 gram untk setiap 100 gram Kefir Cream.Untuk pengencangan kulit, pencampuran sesaat sebelum digunakan, sehingga pada saat mengering akan terasa efek mengencangkan kulit yang lebih kuat. Penggunaan madu bisa sampai dengan 6 cc (satu sendok makan untuk setiap 100 gram Kefir). Volume persisnya bisa berbeda untuk setiap orang, silakan rasakan se3ndiri dan atur sesuai pengalaman.
  3. EPSOM SALT (GARAM INGGRIS)Garam Inggris (Magnesium Sulfat) ini bersifat membuat relaksasi syaraf dan otot, sehingga ketika digunakan, maka kulit akan menjadi lentur sehingga proses pengencangan kulit tidak dilawan oleh kulit yang menegang.Magnesium juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan energi yang memicu produksi ATP (adenosine triphosphate) paket energi dalam sel. Magnesium dapat mengurangi iritasi dengan mengurangi efek adrenalin. Juga mengurangi tekanan darah, menciptakan rasa relaksasi, memperbaiki kualitas tidur, konsentrasi dan membantu otot dan saraf berfungsi dengan baik.Gunakan 2 – 4 gram Garam Inggris untuk setiap 100 gram Kefir Cream.Toner dari Kefir Whey juga perlu ditambah dengan Garam Inggris, cukup 2 gram untuk setiap 100 cc Kefir Whey.

Itulah 3 bahan yang paling esensial.

Disamping itu boleh saja bahan2 lain juga digunakan untuk memperoleh efek yang lebih kuat, seperti :

Kolostrum atau Kuning telur, untuk efek pengencangan kulit yang lebih kuat, disamping memberikan beberapa hormon dan enzym yang memperkaya nutrisi bagi kulit.

Buah alpukat matang, yang lebih melembutkan kiulit dan memberikan minyak nabati kualitas tinggi.

Berbagai buah-buahan (tomat, strawberry, dsb, dibuat juice), untk memberikan efek vitamin dan antioksidan serta menyerap racun. Volumenya bisa suka-suka, maksimal 30 cc untuk setiap 100 gram Kefir Cream.

Buah-buahan ini juga memperlambat peroses pengeringan Kefir Cream yang digunakan untuk Masker sehingga memberi kesempatan lebih lama bagi kulit untuk menyerap zat yang terdapat pada Masker. Masker ini baru dibersihkan setelah mengering antara 10 – 20 menit.

By Adi Kumbara, Komunitas Kefir Indonesia

 

Pencarian dari Google:

Bagikan informasi tentang Tips Perawatan Wajah Alami kepada teman atau kerabat Anda.

Tips Perawatan Wajah Alami | Susu Kefir Store

Belum ada komentar untuk Tips Perawatan Wajah Alami

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Rp 200.000
Pre Order / NKVCKS
*Harga Hubungi CS
Pre Order / MWS1000
*Harga Hubungi CS
Pre Order / MWKB
SIDEBAR