• Kontak Kami
  • Hotline : 02518248742
  • SMS : 085601979111
  • BBM : 7EEF8426

Kontak Kami

( pcs) Checkout

Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu, Minggu & Hari Besar Tutup
Beranda » Artikel Terbaru » Terapi Gagal Ginjal dengan Kefir

Terapi Gagal Ginjal dengan Kefir

Diposting pada 6 May 2016 oleh SusuKefirStore

 

Kefir dan gagal ginjal

Gagal ginjal berujung pada cuci darah yang makin lama makin sering. Ini artinya proses mempertahankan kondisi ginjal tidak berjalan, apalagi memperbaiki kerusakan ginjal.

Kerusakan ginjal seringkali tidak terdeteksi dari awal. Dengan fungsi ginjal 30% seringkali penderita belum merasakan apa-apa. Cuci darah dimulai setelah fungsi ginjal tinggal 10%. Dan bila harus cuci darah dua kali seminggu, berarti fungsi ginjal sudah kurang dari 5%, atau memasuki tahap akhir gagal ginjal.

Secara medis, bila sudah mencapai tahap akhir, hanya ada dua pilihan, yaitu terus menerus cuci darah (seminggu dua kali dengan diet ketat), atau transplantasi ginjal, yang risikonya juga cukup tinggi, dan tentu saja mahal.

 

terapi gagal ginjal, holistic care

waspadai gagal ginjal

Ada “tawaran” unuk terapi alternatif yang kalau ditelaah menggunakan dua pendekatan, yaitu membantu proses pembersihan darah dengan zat tertentu (yang identifikasi proses kerjanya sering tidak diketahui) atau denga memaksa fungsi ginjal yang terbatas dipekerjakan habis-habisan. Dalam jangka pendek ini memberikan tampilah yang “menggembirakaan”, namun beberapa waktu kemudian kondisi ginjal menjadi tambah parah, dan kembali ke cuci darah.

Dalam terapi dengan Kefir, prinsip dasarnya adalah meregenerasi sel yang rusak, dengan harapan fungsi ginjal bisa meningkat menjadi 30% atau lebih, sehingga cuci darah tidak diperlukan.

Regenerasi sel hanya bisa terjadi bila sel menerima nutrisi yang memadai, terdapat faktor pertumbuhan (growth factor), dan metabolisme bisa berlangsung dengan baik.

Nutrisi terbaik ada pada Kefir Prima dan Kefir Kolostrum, sedangkan growth faktor ada pada Kefir Kolostrum. Kondisi metabolisme terbaik adalah sesaat setelah cuci darah.

Jadi strategi penyembuhan adalah sebagai berikut:

  1. Setelah cuci darah minum Kefir Prima dan Kefir Kolostrum masing-masing 50cc, tiga kali sehari, besoknya dikurangi setengahnya, dan besoknya lagi setengahnya. Hari keempat stop, karena sudah harus cuci darah. Bisa terjadi cuci darah malah dibutuhkan lebih cepat, karena bagaimanapun juga, proses perbaikan sel ini meningkatkan terjadinya bahan buangan yang harus dikeluarkan melalui cuci darah.
  2. Amati setelah empat sampai enam siklus, apakah kemudian kondisi tubuh menjadi lebih baik, sehingga secara bertahap perioda cuci darah bisa diperpanjang. Juga perioda konsumsi Kefir juga bisa diperpanjang.
  3. Bila setelah enam siklus (sekitar 3 minggu), sama sekali tidak ada penambahan waktu antar cuci darah, ini berarti ginjal fungsinya sudah 0%, dan biasanya juga sudah menciut. Pada situasi ini volume air seni juga sudah sangat kecil. Transplantasi ginjal adalah solusi satu-satunya.

Tapi apapun kondisi kita, nutrisi yang baik, secara keseluruhan akan meningkatkan kualitas organ kita. Mungkin ginjal sudah tidak terselamatkan, namun organ lain yang tadinya rusak, namun masih bisa diregenerasi akan berfungsi lebih baik. Kefir tidak memilih-milih mana yang harus diperbaiki, semua kerusakan akan diperbaiki secara simultan.

Catatan: Porsi awal 50cc Prima + 50cc Kolostrum hanya ancer-ancer. Kalau setelah minum terasa efek detoksufikasi (healing effect) yang terlalu berat, kurangi menjadi setengahnya.

Ada metoda pengobatan alternafif yang berani menjanjikan sembuh total dalam 3 hari. Ini perlu disikapi dengan hati-hati, karena seringkali tawaran ini tidak disertai dengan argumentasi medis yang memadai, dan pada akhirnya mempercepat ginjal rusak total.

Holistic Care

Saya ingin mengajak untuk merencanakan penyembuhan dengan pendekatan holistik. Atau barangkali lebih tepat: penanganan yang menggunakan metoda paling elementer.

Untuk bisa sehat, tubuh harus mendapat makanan yang cukup. Sekali lagi : MAKANAN YANG CUKUP.

Makanan digunakan untuk mengasilkan tenaga, mengganti sel-sel yang rusak dan menjaga proses metabolisme yang baik.

Tanpa makanan yang tepat, mustahil tubuh menjadi lebih sehat.

Makanan menjadi bahan baku untuk mengganti 120 juta sel darah sehari, sepertujuh dari jumlah sel kulit kita, dan milyaran sel-sel tubuh lainnya.

Makanan juga menjadi sumber tenaga untuk menjalankan kerja setiap organ tubuh, bahkan ketika kita sama sekali tidak “beraktivitas”.

Ginjal yang normal bekerja menyaring cairan tubuh lebih dari 1 liter per menit, 1500 liter/hari. Jantung berdenyut sekitar 100.000 kali per hari. Semuanya kebutuhan enersi itu dari makanan.

Kalaupun kita sehari-hari hanya berbaring, tubuh masih membutuhkan enersi dan membutuhkan nutrisi untuk mengganti sel yang rusak, yang setara dengan asupan makanan lebih dari 600 kilokalori sehari.

Untuk enersi, terbaik dan aman adalah dari hidrat arang dan lemak.

Untuk pergantian sel yang rusak, kehadiran protein adalah mutlak.

Jadi cukupkan dulu bahan untuk tenaga dan pengganti sel yang rusak. Tanpa itu, peningkatan kesehatan mustahil terjadi secara benar.

Kefir Kolostrum, terutama berperan dalam proses pergantian sel, bukan berfokus sebagai penghasil enersi. Sumber enersi tetap harus diutamakan dari hidrat arang dan lemak.

Jadi, kalau malah kita “ketakutan” untuk mendapatkan sumber nutrisi terbaik untuk proses perbaikan sel, kesimpulan sederhananya adalah, kita takut untuk sehat !

Disadur dari tulisan Adi Kumbara, Komunitas Kefir Indonesia

Pencarian dari Google:

Bagikan informasi tentang Terapi Gagal Ginjal dengan Kefir kepada teman atau kerabat Anda.

Terapi Gagal Ginjal dengan Kefir | Susu Kefir Store

Belum ada komentar untuk Terapi Gagal Ginjal dengan Kefir

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Rp 15.000
Ready Stock / NKKLT
*Harga Hubungi CS
Pre Order / MWS250
Popular!
*Harga Hubungi CS
Pre Order / MK50
SIDEBAR